Cara Membuat Redirect Login Hotspot Mikrotik ke Web Tertentu Setelah User Login

Setelah berhasil membuat WiFi Hotspot Mikrotik, user yang berhasil login melalui halaman login Mikrotik tersebut akan disuguhkan dengan halaman kosong berupa tulisan :
You are logged in
If nothing happens, click here
Setelah itu user akan di arahkan (redirect) ke web tertentu. Nah, kita bisa merubah alamat web yang menjadi tujuan redirect hotspot mikrotik. Selain itu kalimat login di atas juga bisa kita rubah.

Bagaimana Cara Membuat Mikrotik Hotspot Redirect ke Web Tertentu Setelah User Login?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silakan simak Tutorial Mikrotik Indonesia berikut ini :

1. Pastikan Anda sudah berhasil Membuat Hotspot Mikrotik.

2. Pastikan Anda sudah tau Bagaimana Cara Edit File Halaman Hotspot Mikrotik.

3. Pada file Halaman Hotspot Mikrotik, edit file alogin.html (bisa edit pakai notepad++)

4. Untuk mengedit link web redirect nya, silakan perhatikan pada script ini :
<!–
function startClock() {
$(if popup == ‘true’)
open(‘$(link-status)’, ‘hotspot_status’, ‘toolbar=0,location=0,directories=0,status=0,menubars=0,resizable=1,width=290,height=200’);
$(endif)
location.href = ‘$(link-redirect)’;
}
//–>
Ganti variable $(link-redirect) dengan link web yang Anda inginkan.
misal : http://mikrotikindo.blogspot.com
5. Untuk mengganti kalimat login redirect nya, silakan perhatikan pada script ini :
You are logged in
<br><br>
If nothing happens, click <a href=”$(link-redirect)”>here</a></td>
Silakan Anda ganti kalimat yang berwarna merah sesuai keinginan Anda.

6. Contoh hasil edit nya seperti gambar berikut :

7. Save hasil edit tersebut, kemudian upload file alogin.html nya ke folder hotspot pada Mikrotik.

8. Sekarang kita coba scriptnya. Login ke Hotspot Mikrotik.

9. Hasilnya adalah seperti ini :

10. kemudian user akan di-redirect ke website yang sudah kita tentukan.

Gimana? Gampang kan? Silakan edit sendiri halaman login hotspot Mikrotik nya sesuai selera untuk membuat mikrotik hotspot redirect.
Oke, Semoga bermanfaat 🙂

Cara Membuat Beberapa Halaman Login Hotspot Berbeda pada 1 Mikrotik

Melanjutkan Tutorial Mikrotik Indonesia sebelumnya tentang : Tutorial Cara Membuat Beberapa Hotspot Server pada satu Mikrotik dengan IP Address yang Berbeda. Pada Tutorial kali ini kita akan coba bahas gimana caranya membuat beberapa Halaman Login Mikrotik berbeda yang digunakan pada beberapa Hotspot Server pada 1 Mikrotik.

Jadi disini saya asumsikan kita punya 1 Mikrotik sebagai Hotspot Server dimana ada 2 Server yang running bersamaan dengan IP Address yang berbeda, seperti pada artikel sebelumnya. Nah, saya ingin membuat kedua Hotspot itu memiliki Halaman Login yang berbeda, walaupun lokasi nya masih di perangkat Mikrotik yang sama.

Sampai disini sudah paham kan apa yang saya maksud? Kalau belum silakan baca ulang dari atas, hehe.
Oke, langsung saja berikut cara nya :

1. Pastikan Anda Sudah Membuat lebih dari 1 Hotspot Server, seperti pada Tutorial Mikrotik sebelumnya.

2. Siapkan Halaman Login Mikrotik Baru yang akan ditambahkan.

3. Masuk ke FTP Mikrotik dari Windows Explorer. Ketikkan ftp://ipmikrotik di address bar. Usahakan gunakan IP selain IP untuk hotspot. Kalau bingung, silakan baca : Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

4. Buat Folder baru, beri nama misal : hotspot2
5. Copy semua file Halaman Login Mikrotik baru yang mau ditambahkan ke folder tersebut.
6. Selanjutnya, buka Winbox masuk ke Menu IP –> Hotspot –> Server Profiles –> Pilih Hotspot Server Profile nya –> Pada kolom HTML Directory silakan pilih folder yang berisi halaman login mikrotik yang diinginkan.

7. Buka Server Profile lainnya, Ganti HTML Directory dengan folder Halaman Login Mikrotik yang diinginkan, misal folder hotspot2 yang sebelumnya kita buat.

8. Sekarang tinggal cek hasilnya. Silakan konek ke WiFi Hotspot masing-masing. Jika setingan sudah benar, maka untuk tiap server hotspor akan menampilkan halaman login hotspot yang berbeda.

Jadi disini tidak hanya IP Address nya saja yang berbeda pada 2 Hotspot Server tersebut, tetapi kedua Halaman Login Hotspot tersebut juga berbeda.
Ok, silakan dicoba, dan semoga bermanfaat 🙂

File NPK Tidak Boleh Install file di Mikrotik disebabkan oleh……????

Install file .npk di Mikrotik adalah salah satu hal yang harus diketahui para pengguna peranti Mikrotik. Hal ini perlu diketahui karena tidak semua pakej instalasi yang kita perlukan sudah ter-install di peranti Mikrotik kita. Sebut saja pakej user manager, NTP Server, Capsman, LTE, dll merupakan contoh pakej instalasi yang belum terinstall di sistem default RouterOS Mikrotik. Untuk itu, kita harus mendownload file paket tersebut di website mikrotik.com dan meng-upload nya ke Mikrotik untuk melakukan instalasi paket.

Apa itu file npk Mikotik?
File npk Mikrotik adalah file installer yang digunakan untuk menginstall pakej tertentu untuk menambahkan features yang belum ada pada sistem RouterOS default pada Mikrotik. File .npk Mikrotik ini menyerupai dengan file .apk pada Android, dan fungsinya juga sama iaitu untuk melakukan instalasi aplikasi (fitur) tertentu. Nah, file .npk ini kita perlukan untuk menambah fitur baru yang belum disediakan.

Bagaimana Cara Install file .npk Mikrotik?
Untuk  meng-install file .npk mikrotik, perkara yang perlu dilakukan iaitu :
1)Download paket installer npk nya di mikrotik.com/download
2)Pilih file extra packages sesuai tipe Mikrotik yang digunakan
3)Download dan extract file zip nya hingga muncul file .npk nya
4)Login ke Mikrotik via Winbox Mikrotik
5)Copy file .npk yang ingin di install –> paste kan di menu Files pada Winbox
6)Tunggu hingga proses upload selesai, kemudian Restart (reboot) Mikrotik nya
7)Untuk lebih jelasnya silakan baca artikel sebelumnya disini : Cara Install dan Seting User Manager Mikrotik

Sudah ikuti cara install file .npk Mikrotik tapi kenapa gagal?
Banyak user Mikrotik yang bertanya, kenapa pada saat install file .npk Mikrotik selalu gagal? Padahal file .npk sudah berhasil di upload, tapi kenapa kok setelah di restart Mikrotik nya file npk itu masih tetap ada di menu Files dan tidak bisa di-install? Tidak bisa install user manager Mikrotik, Gagal install manual package NTP.npk, dll adalah contoh tidak berhasilnya kita dalam instalasi file .npk Mikrotik. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, mari kita simak bersama alasan Kenapa Tidak Bisa Install file NPK di Mikrotik.

Ada Beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan kita gagal menginstall paket file .npk Mikrotik, Iaitu :

 

Faktor :
Hal ini yang paling kerap dihadapi oleh pengguna Mikrotik kabenyakan, kerana kesalahan dalam melihat versi RouterOS dan versi Extra Packages nya yang ada di laman download mikrotik. Jika versi RouterOS Mikrotik Anda tidak sama dengan versi file .npk yang  di install, secara automatik file .npk itu tidak akan boleh di-install.

Solusi :
Update dulu RouterOS Mikrotik Anda ke versi terbaru. Kemudian download Extra Packages terbaru yang sama versi nya dengan versi RouterOS Anda. Copy file .npk nya ke menu Files Mikrotik dan Reboot. Silakan cek pada menu System –> Packages, harusnya file .npk boleh terinstall.

 


Penyebab :
Maksud dari kenyataa di atas adalah ada beberapa tips arsitektur processor Mikrotik yang berbeza-beza, seperti MIPSBE, SMIPS, powerpc (PPC), X86, TILE, MIPSLE, ARM, MMIPS, dsb.

Oleh itu, masing-masing tips seni bina processor tersebut dibuat khusus untuk tips RouterBoard Mikrotik tertentu dan masing-masing tips juga dibuatikan modul RouterOS tertentu, misalnya:

MIPSBE untuk : CRS, NetBox, NetMetal, PowerBox, QRT, RB9xx, hAP, hAP ac, hAP ac lite, mAP, RB4xx, cAP, hEX, wAP, BaseBox, DynaDish, RB2011, SXT, OmniTik, Groove, Metal, Sextant, RB7xx

SMIPS untuk : hAP lite

PowerPC (PPC) untuk : RB3xx, RB600, RB8xx, RB1xxx

TILE untuk : Cloud Core Router (CCR)

ARM untuk : RB3011

X86 untuk : RB230, Di install di Komputer (PC) x86
MIPSLE untuk : RB1xx, RB5xx, Crossroads
Nah, yang sering terjadi adalah kita mendownload file npk yang tidak sesuai dengan tipe arsitektur processor Mikrotik nya. Misal, kita mau install user manager di Mikrotik RB750, tapi Extra Packages yang kita download dari TILE, padahal RB750 kan tipe arsitekturnya MIPSBE. Walaupun versi RouterOS dengan file npk nya sudah sama, namun karena hal tersebut membuat proses instalasi file npk nya jadi gagal.

Cara install file npk di Mikrotik
Solusi :
Pastikan dulu tipe RouterBoard Mikrotik Anda, caranya dengan login ke Winbox Mikrotik, Masuk ke menu System –> Resource. Kemudian buka halaman www.mikrotik.com/download silakan pilih package yang sesuai dengan tipe arsitektur processor Mikrotik Anda. Barulah diinstall file .npk nya.

Cara Install ntp server yang gagal di Mikrotik

Salah Lokasi Upload File .npk Mikrotik

Faktor :
Jika kita upload file .npk melalui menu Files pada Winbox, akan ada beberapa folder/direktori yang secara default sudah ada atau yang kita buat sendiri. Nah, kadang saat klik tombol paste, kursor kita berada pada salah satu folder/direktori tersebut. Sehingga file .npk yang di upload tidak berada di root directory tapi ada di sub direktori. Hal ini menyebabkan file .npk tersebut tidak bisa ter-install.

Solusi :

Pastikan kursor kita ada pada root direktory saat melakukan paste pada menu Files Mikrotik. Hal serupa juga berlaku jika kita upload fail melalui FTP. Intinya jangan sampai kita upload file nya di sub direktori.

Sistem RouterOS Mikrotik nya sudah Error atau Corrupt

Faktor :
Pada beberapa kasus, RouterOS Mikrotik ada yang error atau corrupt, jadi tidak boleh dilakukan instalasi pakej baru, bahkan ada yang tidak bisa dilakukan update versi RouterOS.

Solusi :
Bolrh dicuba untuk melakukan Software Reset atau Hard Reset. Jika belum juga berhasil, boleh dicuba untuk install ulang sistem RouterOS nya dengan menggunakan NetInstall. Silakan baca artikel ini :
Cara Memperbaiki Mikrotik yang Sering NgeHang dengan NetInstall

Saya coba install manual file ntp.npk di Mikrotik Metal52ac dengan paket yang sesuai. Hasilnya file npk tersebut berhasil di install dengan sukses.

 

Sekian sahaja, perkongsian faktor-faktor nya. Semoga bermanfaat

 

Sumber:Kumpulan Mikrotik Indonesia

Cara Membuat Mikrotik Menjadi Wireless Access Point

Mikrotik merupakan satu Access Point yang boleh digunakan untuk mengawal Hotspot ataupun  WiFi. Access Point bermaksud fungsi Mikrotik  digunakan sebagai Access Point Wifi tanpa adanya proses routing dan NAT dalam mikrotik itu sendiri.

Oleh itu, saya akan memberikan contoh penggunaan Mikrotik sebagai Access Point pada rangkaian Hotspot Mikrotik. Boleh rujuk Gambar Topologi Mikrotik Hotspot seperti yang berikut:

k

Topologi Hotspot Mikrotik

Oleh itu, sebuah Hotspot Server iaitu RB1100 yang dihubungkan ke 2 buah Access Point yang mempunyai  fungsi yang berbeza. Mikrotik RB951G-2hnd sebagai Access Point WiFi Hotspot yang hanya digunakan untuk memancarkan isyarat WiFi saja, sementara proses routing dan DHCP server nya ada di RB1100.

Mikrotik RB951G-2HnD

Untuk Mikrotik SXTG-2hnd ini digunakan sebagai Access Point yang ber Wireless Point-to-Point ke bangunan sebelah. Sama seperti RB951G-2hnd nya, tidak ada routing dan konfigurasi lain selain sebagai Access Point sahaja.

Mikrotik SXTG-2HnD

Kita mulakan dengan Tutorial Cara Membuat Mikrotik Menjadi Access Point:

Mikrotik RB951G-2HnD Sebagai Access Point WiFi Hotspot

1. Hidupkan Mikrotik RB951G-2hnd nya
2. Kawal Mikrotik  menggunakan Winbox Mikrotik. Sila Download Winbox dulu.
3. Disini saya andaikan port yang bersambung ke Hotspot Server adalah ether 1.
4. Aktifkan (enable) interface wlan1 (wireless) nya. Masuk ke menu wlan1 nya, sila setting mode AP Bridge -> SSID: isikan nama isyarat Wireless nya (SSID) -> pilih kekerapan yang diinginkan -> selebihnya sila setting sendiri mengikut  keperluan -> OK


5. Masuk ke menu Bridge -> Buat Bridge baru -> Masuk ke tab Ports -> Tambah interface ether1 dan wlan1 pada bridge yang baru dibuat.


6. Sila beri IP address Mikrotik RB951G-2hnd nya pada antara muka ether1 dengan IP Address yang satu segment dengan IP Hotspot Server nya jika perlu supaya menjadi lebih mudah  semasa mengawal Mikrotik selepas itu. Jika IP tidak diberikan, ia tidak menjadi masalah, kerana fungsinya hanya sebagai Access point yang meneruskan sambungan dari Hotspot Server (Router) kepada client via Wireless. Jika IP Address tidak diberikan, saya sarankan untuk mengaktifkan ciri ROMON supaya Mikrotik boleh dikawal via MAC Address walaupun sudah lewat 1 hop.

7. Sehingga tahap ini, Mikrotik RB951G-2hnd sudah boleh digunakan sebagai Access Point. Sila cuba untuk menghubungkan kepada SSID yang ada.

Mikrotik SXTG-2HnD sebagai Access Point Wireless Point-to-Point

1. Mikrotik SXTG-2hnd meletakkan dasarnya adalah sebagai AP untuk WiFI PTP hampir sama dengan sebelumnya. Terasnya adalah untuk melakukan ‘bridge interface’ ether1 dan wlan1 nya.



2. Untuk ‘setting wireless point-to-point’ nya juga sama. Tetapi kita boleh ubah kepada mode wireless daripada AP Bridge kepada Bridge sahaja. Kenapa perlu ubah menjadi Bridge? Hal ini demikian kerana fungsinya hanya sebagai Point to point sahaja sehingga  ada 1  client / station yang lain akan disambungkan dan mode bridge ini hanya membenarkan 1 client sahaja yang boleh mengaksesnya. Hal ini untuk meningkatkan tahap keselamatan  supaya tidak dapat diakses sewenang-wenangnya.

3. Sama seperti tutorial sebelum ini, anda boleh beri Mikrotik nya IP Address ataupun tidak.

Okay, mungkin itu sahaja Tutorial Mikrotik  yang saya kongsikan pada kali ini. Sila cuba dan praktikkan. Semoga bermanfaat  🙂

sumber: Kumpulan Tutorial Mikrotik Indonesia

Lupa Password User Manager Mikrotik? Begini Cara Mengatasinya

Lupa nama pengguna dan kata laluan pengguna anda Mikrotik boleh membawa masalah untuk anda  menguruskan Hotspot Mikrotik Pengurus. Hal ini demikian  kerana jika anda terlupa kata laluan pengguna anda Mikrotik, anda tidak boleh menukar pangkalan data pengguna. Mikrotik Pengguna Pengurus akan memberi mesej ralat mikrotik pengurus respons pengguna “Nama pengguna tidak sah atau kata” jika anda pengguna salah atau lupa dan lulus userman beliau seperti yang ditunjukkan di bawah:

User manager Mikrotik invalid user name or password
Hal yang perlu di ingatkan bahawa username dan password user manager Mikrotik tidak selalu sama dengan user dan password untuk login ke Mikrotik nya, dan seringnya malah berbeza. Jadi pertanyaannya bagaimana cara reset password user manager Mikrotik? Sebenarnya tidak perlu di reset password user manager nya, kita tinggal lihat saja user dan pass nya melalui Terminal Winbox Mikrotik. Namun harus dipastikan dulu Anda boleh login ke Mikrotik yang diinstall user manager.

Cara Mudah Mengatasi Lupa User name dan Password User Manager Mikrotik
1. Login ke Mikrotik menggunakan Winbox Mikrotik. Jika belum punya silakan Download Winbox Mikrotik

2. Buka Terminal, masukkan arahan berikut :
tool user-manager customer print

3. Hasilnya akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Login = username user manager, password = password user manager.

4. Untuk melakukan reset password user manager Mikrotik (edit password) boleh menggunakan perintah berikut :
tool user-manager customer edit namauser password

Silakan ganti nama user yang di warnai merah dengan username Anda. Contohnya seperti gambar di atas.

5. Tampilan terminal akan berubah menjadi sebagai berikut :


Silakan ganti password nya, jika sudah save dengan menekan tombol ctrl + o.

6. Sekarang password user manager nya sudah di reset / edit sesuai keinginan Anda. Silakan dicoba untuk login ke User manager Mikrotik.

Jadi jika Anda tidak boleh login user manager mikrotik, anda boleh cuba cara melihat username dan password atau cara ganti password user manager Mikrotik seperti yang saya tulis di atas.
Okay, selamat mencuba 🙂

 

Sumber:Kumpulan Tutorial Mikrotik Indonesia

Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch

Membuat Trunk dan VLAN di Mikrotik untuk disambungkan ke Switch Cisco akan kita bincangkan pada Tutorial Mikrotik kali ini. Pertanyaannya, Bolehkah membuat VLAN dan Trunk pada Mikrotik dan Cisco? Jawabannya jelas boleh disebabkan VLAN dan Trunk ini adalah teknologi yang universal jadi boleh berjalan di semua peranti jaringan walaupun berbeza. VLAN Menggunakan standard IEEE 802.1Q. Komite IEEE membuat standard metode VLAN multiplexing ini untuk memberikan sokongan VLAN multivendor.

Trunk dan VLAN dapat membantu kita ketika harus melewatkan banyak segment jaringan sementara jalur yang tersedia adalah terhad. Pada artikel mikrotik kali ini akan saya contohkan ada segment jaringan yang ingin dilewatkan sementara jalur (kabel LAN) nya hanya ada satu. Jadi untuk mengatasinya kita boleh menggunakan VLAN dan Trunk 1 port di Mikrotik

Topologi nya sengaja saya buat sangat sederhana supaya lebih mudah difahami. Jika sudah faham, kita boleh kembangkan ke topologi yang lebih besar dan kompleks.

Pada gambar topologi di atas, Router Mikrotik RB450G akan melewatkan dua buah segment jaringan yang berbeza melewati satu kabel LAN ke Switch Cisco 2960 melalui port ether1 RB450G menuju interface f0/1 Cisco 2960.
VLAN 10 : 192.168.10.1/24
VLAN 20 : 192.168.20.1/24

VLAN tersebut akan disambungkan ke client yaitu PC dan laptop dengan IP address :
PC : 192.168.10.2
Laptop : 192.168.20.2
Setting Mikrotik untuk VLAN dan Trunk ke Cisco Switch
1. Buka Winbox Mikrotik. Buat Interface VLAN di Mikrotik. Masuk ke menu Interfaces –> Klik tanda + pilih VLAN –> Beru nama VLAN –> Tentukan VLAN ID nya –> Pada kolom Interface pilih interface yang akan dijadikan Trunk port nya. Disini saya contohkan menggunakan ether1 sebagai Trunk port.

Buat VLAN 10

Buat VLAN 20

2. Berikan IP Address untuk masing-masing interface VLAN yang sudah dibuat.

3. Setting Switch Cisco nya. Disini saya contohkan interface f0/1 sebagai Trunk, f0/2 sebagai VLAN 10, f0/3 sebagai VLAN 20.
Saya anggap Anda sudah boleh setting Switch Cisco nya, jadi configure nya saya tidak akan bincangkan


4. Setting IP Address di Client (PC dan Laptop nya). Jika sudah, silakan cuba ping ke router dan antara client. Jika settingan benar, maka ping akan berhasil. Jika setingan sudah benar tapi ping masih RTO, pastikan firewall windows nya sudah di disable.

SUMBER:KUMPULAN TUTORIAL MIKROTIK INDONESIA

Cara Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik

Membuat Trunk dan VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik kita akan bincang pada Tutorial Mikrotik kali ini, menyambung artikel sebelumnya tentang Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch.
Untuk menyambungkan Trunk & VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik sebenarnya sangat simple dan sama dengan membuat Trunk & VLAN dari Mikrotik ke Cisco.

Tutorial Mikrotik kali ini lebih membincangkan tentang Mikrotik yang menerima Trunk VLAN dari Switch Cisco dan menyalurkan nya ke client melalui port ether Mikrotik dengan memanfaatkan Bridge VLAN dan ether nya.

Cara Setting Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik
1. Pastikan Setting Trunk dan VLAN di Cisco sudah di config dengan benar. Contoh nya seperti gambar berikut :

Cara Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik

2. Download Winbox Mikrotik –> Buka Winbox, buat interface VLAN nya, seperti pada artikel sebelumnya Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch.

3. Buat interface Bridge untuk tiap VLAN.

Bridge VLAN 10

Bridge untuk Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik
Bridge VLAN 20

Cara Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik

4. Masuk ke tab Port –> Tambahkan Port VLAN dan ether yang sesuai ke bridge nya masing-masing.
Misalnya seperti gambar berikut :

Menambahkan Port Bridge untuk Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik
Jadi intinya kita tambahkan VLAN 10 dan ether yang ke PC ke bridge VLAN 10, dan begitu juga dengan VLAN 20 nya.

5. Hasil Setting Mikrotik nya adalah seperti ini :

Membuat Trunk & VLAN Cisco ke Mikrotik

6. Sekarang kita cuba ping dari client ke Switch Cisco. Ping success tanpa RTO.

 

Sekarang kita sudah boleh melakukan Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik. Tutorial Mikrotik ini hanya contoh yang sangat sederhana, yang penting fahami dulu. Nantinya kita boleh kembangkan untuk jaringan yang lebih besar dan kompleks.

SUMBER:KUMPULAN TUTORIAL MIKROTIK INDONESIA

Cara Menghubungkan Mikrotik ke VPN Pejabat (PPTP Client)

Virtual Private Network (VPN) merupakan teknologi yang boleh kita manfaatkan untuk mengakses jaringan private (lokal) melalui jaringan public (internet). VPN ini sangat berguna untuk mengakses jaringan pejabat yang private dari manapun selagi kita mempunyai sambungan internet. Untuk lebih jelas silakan lihat ilustrasi PPTP (Point-to- Point Tunneling Protocol) VPN Berikut :

Cara Menyambungkan Mikrotik ke VPN Kantor

Saya analogikan ada sebuah pejabat yang mempunyai cabang dan perlu sambung ke pejabat pusat tetapi pejabat cabang itu tidak punya sambun langsung ke intranet pejabat pusat. Yang ada hanya sambungan internet saja, sementara pegawai di pejabat cabang yang butuh akses intranet itu cukup banyak, dan akaun VPN nya cuma ada satu.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita boleh manfaatkan Router Mikrotik untuk sambung ke VPN server dan memberikan sambungan intranet ke semua client di pejabat cabang dengan hanya satu akaun VPN saja.

Bagaimana caranya? Mari kita bincangkan bersama

Tutorial Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor via PPTP VPN Client

1. Pastikan Router Mikrotik Anda sudah sambung ke Internet. Jika belum silakan baca artikel sebelumnya : Tutorial cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet
Disini saya gunakan koneksi dari MiFi Smartfren Andromax.

2. Buka Winbox Mikrotik –> Klik menu PPP, pada tab interface tambahkan PPTP Client.

 

3. Beri nama PPTP VPN nya.

 

4. Masuk ke tab Dial Out –> Connect to : isikan IP Address VPN Server nya –> Masukkan juga user dan password akun VPN nya –> Klik Apply –> OK


5. Cek status koneksi PPTP VPN nya dengan melihat bagian bawah interface pastikan status nya connected dan tanda di depan icon VPN nya “R”.

Status Koneksi PPTP VPN Mikrotik

6. Sekarang kita coba ping ke IP address yang ada di Intranet. Hasilnya masih RTO.

7. Supaya boleh konek ke intranet kantor, kita tambahkan table routing statis dengan Dst. Address Private Network (intranet kantor) dan gateway nya interface PPTP VPN.

Private Network 10.0.0.0/8

 

Private Network 172.16.0.0/12

 

Boleh juga ditambahkan untuk Private Network 192.168.0.0/16

8. Cuba test ping lagi, dan hasilnya sudah tidak RTO lagi dan bisa konek ke intranet.

 

9. Cuba  koneksi ke intranet kantor pusat di client. Boleh dengan cara ping atau buka aplikasi berbasis web.

SELAMAT MENCUBA:)

 

SUMBER:KUMPULAN TUTORIAL MIKROTIK INDONESIA

Cara Membuat Notifikasi SMS The Dude (Aplikasi Monitoring Jaringan)

Cara memonitor perangkat jaringan (Router, Switch, Server, dll), jika ada perubahan status perangkat misal dari up ke down dan sebaliknya maka akan ada notifikasi SMS yang masuk ke HP Anda. Hal ini bisa kita lakukan dengan bantuan Aplikasi monitoring jaringan Gratis buatan Mikrotik, yaitu The Dude.

Apa itu The Dude? Bagaimana Cara Install The Dude? Silakan baca artikel sebelumnya tentang The Dude Mikrotik :
Cara Memantau dan Memonitor Jaringan Mikrotik Menggunakan The Dude

Dari sini saya anggap Anda sudah bisa menginstall The Dude dan sudah membuat Network Map sesuai topologi jaringan Anda. Mulai dari sini kita akan langsung masuk ke Tutorial Cara Membuat Notifikasi SMS pada Aplikasi The Dude.
Apa saja yang perlu kita siapkan?

1. Aplikasi The Dude yang sudah terinstall dan siap digunakan (Bisa pakai versi lama atau baru)
2. Modem USB, untuk mengirim SMS
3. Aplikasi Plink SSH, untuk mengirim command dari The Dude ke Mikrotik via SSH

Langkah pertama

Menginstall Modem USB di Mikrotik untuk mengirim SMS. Caranya sudah pernah saya bahas disini :
Cara Setting & Kirim SMS di Mikrotik

Langkah kedua

Membuat user dummy di Mikrotik yang akan digunakan untuk mengirim command SMS ke Mikrotik.
Silakan buat user baru dengan role/Group write.

Langkah ketiga

Download aplikasi Plink SSH disini.
Copy plink.exe ke direktori c:\plink

Langkah keempat

Membuat notifikasi baru di The Dude. Buka The Dude –> Masuk ke menu Notifications –> Buat Notifikasi bar –> beri nama notifikasi nya misal “SMS Notification” –> centang Enabled –> Pilih type : execute locally

Pada kolom Command isikan script dengan format sebagai berikut :

C:\plink\plink.exe -ssh -l mikrotik_sms_username -pw mikrotik_sms_password mikrotik_sms_ipaddress “/tool sms send phone-number=nomorhpanda usbportnumber message=\”[Probe.Name] on [Device.Name] is now [Service.Status]\””

Langkah kelima

Terapkan (apply) notifikasi yang sudah dibuat ke Network Map yang ingin kita pantau perangkat nya. Masuk ke Network Map yang diinginkan –> klik menu Settings –> Masuk ke tab Polling –> centang Use Notifications –> centang SMS Notification.

Langkah keenam

Tes konfgurasi nya dengan mencoba meng-offline-kan (meng-down-kan) perangkat yang dimonitor. Jika Konfigurasi sudah benar, maka akan ada notifikasi SMS yang masuk ke HP Anda.
Langkah ketujuh

Dari contoh hasil notifikasi di atas ada 2 perangkat yang down, tapi notifikasi SMS yang masuk ada 10 SMS. Jika notifikasi yang masuk dirasa terlalu banyak, kita bisa kurangi hanya 1 SMS saya per perangkat, yaitu dengan hanya mengaktifkan service ping pada tiap perangkat yang dimonitor.
Caranya dengan dobel klik ke masing-masing perangkat –> Masuk ke tab Services –> Hapus semua service nya kecuali ping, atau sesuai keinginan Anda.

Selesai sudah Tutorial Cara Membuat Notifikasi SMS pada Aplikasi The Dude. Jika perangkat yang Anda Monitor sangat banyak, Anda bisa coba kolaborasikan dengan Notifikasi Email The Dude, caranya sudah pernah saya bahas disini :
Cara Membuat Notifikasi Email The Dude Mikrotik

Jika Tutorial Mikrotik ini dirasa kurang jelas, silakan Anda tonton video presentasi saya pada saat Mikrotik User Meeting (MUM) Indonesia 2016 di Jakarta berikut ini :

Cara Membuat Notifikasi SMS The Dude (Aplikasi Monitoring Jaringan)
Anda juga bisa download file Presentasi MUM ID 2016 saya disini :
Download File Presentasi Mikrotik User Meeting Indonesia 2016

Oke, selamat mencoba dan semoga bermanfaat 🙂

Cara Upgrade Mikrotik secara Keseluruhan (Mass Upgrade) Menggunakan The Dude

Upgrade Mikrotik ke versi RouterOS terbaru merupakan hal yang sangat  penting kerana dengan melakukan upgrade Mikrotik itu terdapat  pelbagai manfaat yang diperolehi. Pada versi RouterOS terbaru terdapat beberapa perbaikan (fix) dan kadang ada juga penambahan features yang tidak ada pada versi ROS sebelumnya.

Panduan untuk melakukan upgrade versi RouterOS ke versi terbaru pada Mikrotik Anda,boleh rujuk Tutorial Mikrotik sebelumnya :
Cara Upgrade/Update Mikrotik RouterOS via Winbox

Kalau Mikrotik yang kita nak upgrade hanya 1 atau 2 sahaja, itu memudahkan cara nak upgrade. Bagaimana cara nak update Mikrotik dengan jarak yang jauh?
Pada tutorial kali ini akan kita bincang berkenaan  Cara Upgrade Mikrotik secara keseluruhan  (Mass Upgrade) Menggunakan The Dude Network Monitor.

Cara Membuat Network Map pada Aplikasi The Dude
Network Map Bali pada Aplikasi The Dude Network Monitor

 

Jadi sebelum mulai, pastikan peranti Mikrotik Anda sudah dimasukkan ke Network Map di Aplikasi The Dude ini ya.

Contoh Network Map pada Aplikasi The Dude
Contoh Network Map The Dude

Contoh nya seperti Gambar di atas, dan caranya boleh baca artikel di link sebelumnya.

Setelah Network Map dibuat, peranti Mikrotik sudah boleh  monitor melalui Aplikasi The Dude ini. Kemudian kita akan manfaatkan salah satu features dari The Dude, iaitu Mass Upgrade untuk melakukan Upgrade/Update Massal Mikrotik RouterOS.

Sebelumnya, pastikan dulu Mikrotik yang anda masukkan ke Network Map sudah boleh di remote langsung dari The Dude. Caranya, double klik peranti nya di network map, pastikan Username dan Password sudah diisi dengan benar, dan opsi RouterOS di semak.

Cara menambahkan Mikrotik pada The Dude
Pastikan Data login Mikrotik sudah benar dan opsi RouterOS di centang
Untuk memeriksa apakah data login Mikrotik nya sudah benar, silakan masuk ke menu Devices –> Masuk ke Tab RouterOS –> Device. Lihat pada kolom Status :


Cara Upgrade Masal Mikotik
Cek Status pada Perangkat yang akan di Upgrade
Jika muncul tanda silang merah dan Status failed, berarti perangkat tersebut tidak bisa diakses oleh The Dude (tidak bisa di ping).
Jika muncul tanda minus biru dan Status auth failed, berarti perangkat bisa diakses tetapi data login salah.
Jika muncul tanda Centang biru dan Status ok, berarti data sudah benar dan tidak ada masalah
Jadi, pastikan perangkat nya centang biru dan status ok ya.

Selanjutnya, silakan download package RouterOS terbaru di website mikrotik.com sesuai dengan tipe Mikrotik yang akan Anda upgrade (file .npk).

Masuk ke menu Files –> Tab Packages –> klik icon plus merah –> pilih package yang sudah Anda download (file .npk) –> Open. Jika ada tipe mikrotik yang berbeda, misal tipe x86 dan mipsbe, silakan masukkan juga package keduanya.

Upload RouterOS Package (file .npk) pada The Dude

Sekarang sudah bisa kita mulai proses upgrade massal mikrotik nya. Silakan kembali ke menu Devices –> RouterOS –> Device. Pilih perangkat Mikrotik yang akan Anda upgrade (bisa dengan cara klik + shift, atau klik + ctrl) –> Klik kanan –> pilih menu Upgrade –> pilih versi RouterOS nya.

Eksekusi Upgrade Mikrotik secara Masal pada The Dude

The Dude akan melakukan upload massal ke semua perangkat mikrotik yang di upgrade, setelah itu baru Mikrotik melakukan proses upgrade RouterOS nya. Proses ini bisa berlangsung beberapa menit, tunggu saja ya. Akan ada status proses upgrade nya kok di kolom Upgrade Status.

Jika proses upgrade sudah selesai, cek kolom Version. Pastikan versi ROS nya sudah sama seperti package yang kita upload tadi. Jika belum, berarti upgrade nya belum berhasil. Kadang memang ada beberapa perangkat yang tidak bisa dilakukan upgrade secara masal, seperti gambar berikut ini :

Hasil Upgrade Masal Mikrotik pada The Dude

Dari gambar di atas, ada beberapa perangkat yang versinya masih belum berubah, dan ada pesan error pada kolom Upgrade Status. Kalau sudah begini, mau gak mau harus upgrade manual 😀

Setelah upgrade masal ini sempat ada masalah yang saya temukan, yaitu Mikrotik nya bekerja dengan normal, tapi gak bisa di remote baik via IP Address maupun MAC Address. Solusinya gampang, tinggal restart aja Mikrotik nya (cabut power, colok lagi) beres deh. Dari puluhan Mikrotik yang saya upgrade masal hanya satu aja yang error gini. Mungkin dia mulai lelah.. hehe

Sekian dulu Tutorial Mikrotik Indonesia kali ini tentang Cara Upgrade Mikrotik Masal (Mass Upgrade) Menggunakan The Dude. Semoga bermanfaat 🙂