Cara Membuat Redirect Login Hotspot Mikrotik ke Web Tertentu Setelah User Login

Setelah berhasil membuat WiFi Hotspot Mikrotik, user yang berhasil login melalui halaman login Mikrotik tersebut akan disuguhkan dengan halaman kosong berupa tulisan :
You are logged in
If nothing happens, click here
Setelah itu user akan di arahkan (redirect) ke web tertentu. Nah, kita bisa merubah alamat web yang menjadi tujuan redirect hotspot mikrotik. Selain itu kalimat login di atas juga bisa kita rubah.

Bagaimana Cara Membuat Mikrotik Hotspot Redirect ke Web Tertentu Setelah User Login?
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, silakan simak Tutorial Mikrotik Indonesia berikut ini :

1. Pastikan Anda sudah berhasil Membuat Hotspot Mikrotik.

2. Pastikan Anda sudah tau Bagaimana Cara Edit File Halaman Hotspot Mikrotik.

3. Pada file Halaman Hotspot Mikrotik, edit file alogin.html (bisa edit pakai notepad++)

4. Untuk mengedit link web redirect nya, silakan perhatikan pada script ini :
<!–
function startClock() {
$(if popup == ‘true’)
open(‘$(link-status)’, ‘hotspot_status’, ‘toolbar=0,location=0,directories=0,status=0,menubars=0,resizable=1,width=290,height=200’);
$(endif)
location.href = ‘$(link-redirect)’;
}
//–>
Ganti variable $(link-redirect) dengan link web yang Anda inginkan.
misal : http://mikrotikindo.blogspot.com
5. Untuk mengganti kalimat login redirect nya, silakan perhatikan pada script ini :
You are logged in
<br><br>
If nothing happens, click <a href=”$(link-redirect)”>here</a></td>
Silakan Anda ganti kalimat yang berwarna merah sesuai keinginan Anda.

6. Contoh hasil edit nya seperti gambar berikut :

7. Save hasil edit tersebut, kemudian upload file alogin.html nya ke folder hotspot pada Mikrotik.

8. Sekarang kita coba scriptnya. Login ke Hotspot Mikrotik.

9. Hasilnya adalah seperti ini :

10. kemudian user akan di-redirect ke website yang sudah kita tentukan.

Gimana? Gampang kan? Silakan edit sendiri halaman login hotspot Mikrotik nya sesuai selera untuk membuat mikrotik hotspot redirect.
Oke, Semoga bermanfaat 🙂

Cara Membuat Beberapa Halaman Login Hotspot Berbeda pada 1 Mikrotik

Melanjutkan Tutorial Mikrotik Indonesia sebelumnya tentang : Tutorial Cara Membuat Beberapa Hotspot Server pada satu Mikrotik dengan IP Address yang Berbeda. Pada Tutorial kali ini kita akan coba bahas gimana caranya membuat beberapa Halaman Login Mikrotik berbeda yang digunakan pada beberapa Hotspot Server pada 1 Mikrotik.

Jadi disini saya asumsikan kita punya 1 Mikrotik sebagai Hotspot Server dimana ada 2 Server yang running bersamaan dengan IP Address yang berbeda, seperti pada artikel sebelumnya. Nah, saya ingin membuat kedua Hotspot itu memiliki Halaman Login yang berbeda, walaupun lokasi nya masih di perangkat Mikrotik yang sama.

Sampai disini sudah paham kan apa yang saya maksud? Kalau belum silakan baca ulang dari atas, hehe.
Oke, langsung saja berikut cara nya :

1. Pastikan Anda Sudah Membuat lebih dari 1 Hotspot Server, seperti pada Tutorial Mikrotik sebelumnya.

2. Siapkan Halaman Login Mikrotik Baru yang akan ditambahkan.

3. Masuk ke FTP Mikrotik dari Windows Explorer. Ketikkan ftp://ipmikrotik di address bar. Usahakan gunakan IP selain IP untuk hotspot. Kalau bingung, silakan baca : Cara Mengganti Halaman Login Hotspot Mikrotik

4. Buat Folder baru, beri nama misal : hotspot2
5. Copy semua file Halaman Login Mikrotik baru yang mau ditambahkan ke folder tersebut.
6. Selanjutnya, buka Winbox masuk ke Menu IP –> Hotspot –> Server Profiles –> Pilih Hotspot Server Profile nya –> Pada kolom HTML Directory silakan pilih folder yang berisi halaman login mikrotik yang diinginkan.

7. Buka Server Profile lainnya, Ganti HTML Directory dengan folder Halaman Login Mikrotik yang diinginkan, misal folder hotspot2 yang sebelumnya kita buat.

8. Sekarang tinggal cek hasilnya. Silakan konek ke WiFi Hotspot masing-masing. Jika setingan sudah benar, maka untuk tiap server hotspor akan menampilkan halaman login hotspot yang berbeda.

Jadi disini tidak hanya IP Address nya saja yang berbeda pada 2 Hotspot Server tersebut, tetapi kedua Halaman Login Hotspot tersebut juga berbeda.
Ok, silakan dicoba, dan semoga bermanfaat 🙂