Asas Belajar Mikrotik : Dasar Setting Mikrotik

 

Blog ini dibuat untuk memberi nasihat atau panduan kepada para pengguna Mikrotik

 

1. Sebelum anda mulai belajar Mirotik, sebaiknya anda sudah belajar tentang dasar jaringan komputer disini :
Komponen Dasar Jaringan Komputer dan maksudnyanya

2. Selanjutnya anda juga perlu tau tentang dasar-dasar istilah Mikrotik berikut :
Belajar Mikrotik : Teori Dasar Mikrotik

3. Jika anda ingin menggunakan Mikrotik tanpa Router Board, yaitu dengan menginstall Mikrotik di PC, silakan simak artikel berikut ini :
Tutorial Cara Instalasi Mikrotik RouterOS
4. Jika Anda ingin belajar Mikrotik menggunakan Simulator seperti Packet Tracer, Anda bisa gunakan Simulator Mikrotik di GNS3, seperti Tutorial Mikrotik disini :
Belajar Mikrotik tanpa RouterBoard Menggunakan GNS3 Simulator

5. Untuk mengakses Mikrotik anda dari PC dilakukan dengan cara-cara berikut ini :
4 cara dalam mengakses Mikrotik

6. Selanjutnya anda dapat konfigurasi Mikrotik anda sesuai dengan keinginan dan tujuan anda. Silakan cari tutorial yang sesuai seperti disini :
Setting Dasar Mikrotik

 

Sumber:Kumpulan Mikrotik Indonesia

Antara faktortidak boleh connect ke Winbox via Mac Address Mikrotik

Kenapa Mikrotik saya tidak terdeteksi ketika di Search di Winbox?
Kenapa Mikrotik saya tidak bisa konek Winbox via MAC Address?
Mungkin dua pertanyaan ini pernah keluar dari pikiran anda ketika mau mengakses Mikrotik via Winbox tapi tidak bisa. Nah, kali ini saya akan mencoba menjelaskan dan menjawab pertanyaan tersebut. Anda bisa download Winbox Mikrotik disini.

Pada dasarnya Winbox adalah sebuah utility yang digunakan untuk melakukan remote ke server mikrotik dalam mode GUI (Graphical User Interface). Jadi dengan ini anda tidak perlu repot-repot mengetikkan perintah-perintah Mikrotik, hanya tinggal klik saja. Biasanya kita tinggal search aja di menu […] di samping Connect to maka Mikrotik kita akan terdeteksi. Selanjutnya kita bisa memilih untuk konek Mikrotik ke Winbox via IP address atau MAC Address, seperti gambar berikut ini :

Nah, kemudian muncul pertanyaan pertama :
“Kenapa Mikrotik saya tidak terdeteksi ketika di Search di Winbox?”

Ada beberapa kemungkinan :
1. Mikrotik belum terkoneksi dengan benar ke PC/Laptop
Jika menggunakan Kabel, cek kabel UTP nya apakah memang bisa digunakan.
Jika menggunakan Wireless, pastikan Laptop sudah terkoneksi dengan SSID Mikrotik nya dengan baik.
Jika menggunakan Wireless Hotspot, Pastikan anda sudah LOGIN ke hotspot Mikrotik dulu via web browser.

2. Mikrotik anda Hang/Crash, sehingga tidak terdeteksi. Solusinya coba restart Mikrotik nya dengan mencabut dan memasang kembali kabel power nya.

3. PC/Laptop yang digunakan terinstall Virtual Adapter dari aplikasi lain, seperti VirtualBox atau VMWare, dsb. Ternyata hal inilah yang selama ini saya alami setelah kedua kemungkinan di atas sudah teratasi. Mungkin hal ini juga yang terjadi pada Laptop/PC anda. Coba anda cek di “Network and Sharing Center” apakah ada virtual adapter lain yang terinstall di PC anda.

Jika Virtual Adapter lain itu aktif, maka ketika kita coba search Mikrotik di Winbox, Mikrotik nya tidak muncul.


Untuk mengatasi hal ini, kita bisa menonaktifkan dulu virtual adapter tersebut dengan masuk ke menu “Change Adapter Settings”.


Disable dulu semua virtual adapter yang terinstall di PC/Laptop kita. Klik kanan di Virtual Adapter –> Klik Disable. Seperti gambar berikut :


Jika sudah nonaktif semua, coba search lagi Mikrotik nya di Winbox. Maka Mikrotik nya pun akan muncul seperti gambar berikut ini :


Coba konek Mikrotik via MAC Address nya.


Sekarang coba aktifkan kembali salah satu Virtual Adapter nya. Maka Winbox akan memunculkan pesan error “Router has been disconnected”. Seperti gambar berikut ini :

Hal ini terjadi karena kita konek ke Winbox nya via MAC Address. Sehingga ketika Virtual Adapter nya diaktifkan koneksi ke Winbox akan putus dan tidak bisa menyambung lagi via MAC Address. Hanya bisa konek via IP Address nya.

Oke, jadi hal ini sudah menjawab pertanyaan kedua :
“Kenapa Mikrotik saya tidak bisa konek Winbox via MAC Address?”

Itulah beberapa Alasan Kenapa Tidak Bisa Konek Winbox via Mac Address Mikrotik yang selama ini saya alami dan ternyata ada sebab dan solusinya. Semoga apa yang saya tuliskan di atas bisa membantu anda.

Tips Memilih dan Membeli Peranti Mikrotik

Dalam memilih produk kita harus selektif dan pertimbangkan aspek keperluan. Begitu juga ketika kita membeli peranti Mikrotik. Mungkin bagi anda yang belum faham mengenai Mikrotik akan sedikit keliru dalam menentukan produk Mikrotik mana yang sesuai dengan keperluan rangkaian kita.

Dalam artikel ini akan di bincang tips untuk membeli peranti Mikrotik yang pas dan bagaimana cara mempersingkat waktu dalam memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan kita. Hal pertama harus kita lakukan adalah merencanakan network secara detail dan rinci, diantaranya adalah :
1)Sebarapa besar network yang akan kita buat dilihat dari jumlah client dan juga besarnya traffic (real troughput) yang akan di handle oleh perangkat tersebut nantinya.
2)Pada perangkat yang akan kita gunakan nantinya apakah membutuhkan hanya interface wireless, hanya interface Ethernet atau kedua interface tersebut di gunakan
3)Fungsi dan fitur apa saja yang akan kita gunakan pada perangkat tersebut, secara fungsi seperti router, server dan sebagainya sedangkan secara fitur seperti proxy, dhcp, hotspot dan sebagainya.
Pada dasarnya secara fungsi dan fitur semua jenis perangkat mikrotik sama, dari mulai perangkat jenis Routerboard sampai dengan PC/MikroBits series (tergantung lisensi levelnya), yang membedakan perangkat yang satu dengan yang lain adalah spesifikasi hardwarenya dimana semakin besar spesifikasi hardware maka kemampuan untuk menghandle user, service atau fitur yang di gunakan dan juga traffic (real troughpunt) semakin besar.
Dari penjelasan sebelumnya dapat diambil kesimpulan bahwa yang yang perlu kita sesuaikan adalah spesifikasi dan kebutuhan hardware, untuk kebutuhan dan spesifikasi hardware secara teori dapat kita kelompokkan seperti berikut :
1)Hardware dengan processor 300/400 Mhz seperti RB450, RB750, RB493, dan sebagainya idelanya dapat digunakan untuk beban traffic kurang dari 5 Mbps
2)Hardware dengan processor 680/800 Mhz seperti RB450G, RB433H, RB493G, RB800 , dan sebagainya idelanya dapat digunakan untuk beban traffic kurang dari 20 Mbps
3)Hardware dengan processor 1Ghz seperti RB1200 idealnya untuk beban Traffic kurang dari 100Mbps
4)Hardware dengan processor 1Ghz dual core seperti RB 1100AHx2 dan RB1100Hx2 idealnya untuk beban traffic lebih dari 100bps
5)Hardware dengan processor Multi Core x86 processor seperti varian MikroBits jenis Aneto, Ainos, dan Dinara idelanya untuk beban traffic kurang dari 1 Gps
6)Hardware dengan processor xeon processor seperti MikroBits Dinara idelanya untuk beban traffic 10 Gps\
Demikianlah beberapa tips memilih dan membeli perangkat Mikrotik. Semoga dapat dijadikan referensi bagi anda untuk membeli Mikrotik.

 

SUMBER:KUMPULAN MIKROTIK INDONESIA

Tips Mengikuti Peperiksaan Pensijilan MTCNA Mikrotik

Pensijilan MTCNA (Mikrotik Training Certified Network Associated) merupakan pensijilan Mikrotik yang paling asas. Ada beberapa pensijilan yang disediakan oleh Mikrotik, iaitu :

MTCNA – MikroTik Certified Network Associate (Basic Essentials)
MTCRE – MikroTik Certified Routing Engineer (Routing)
MTCWE – MikroTik Certified Wireless Engineer (Wireless)
MTCTCE – MikroTik Certified Traffic Control Engineer (Traffic Control)
MTCUME – MikroTik Certified User Management Engineer (User Manager)
MTCINE – MikroTik Certified Inter-networking Engineer (Inter Networking)

Untuk mendapatkan pensijilan MTCWE, MTCRE, MTCTCE, MTCUME dan MTCINE anda perlu lulus dan sudah ada sijil  MTCNA terlebih dahulu. Oleh sebab itu pensijilan MTCNA menjadi sangat penting untuk pengguna Mikrotik. Pada kali ini kita akan membincangkan berkenaan dengan tips untuk pensijilan MTCNA Mikrotik.

Berikut ini beberapa peraturan untuk peperiksan pensijilan Mikrotik :
Soalan ujian pensijilan adalah menggunakan bahasa Inggeris
Tidak boleh ‘copy paste’ dan ;screenshot’ soalan.
Waktu untuk mengikuti Ujian Online Jika Score Dibawah atau sama dengan 49 maka dinyatakan TIDAK LULUS
Jika Score Antara 50%-59% ada peluang yg ke 2 dengan Mengikuti Ujian Online sekali lagi (biasanya soalannya lebih susah)
Jika Score 60% keatas dinyatakan LULUS
Dan bagi yg ingin menjadi TRAINER Score Lulus Minimal 75 %
Tarikh tamat tempoh pensijilan adalah dalam tempoh 3 tahun
Semasa  ujian adalah open book, jadi boleh buka buku apa saja, namun tidak boleh tanya atau meniru orang lain.

Oleh sebab MTCNA merupakan ujian Mikrotik yang basic, maka soalan yang akan keluar itu merangkumi dasar-dasar (basic) Mikrotik, seperti Router OS secara umum, Firewall, QoS, Network Management, Wireless, Bridging, Routing, dan Tunnel.

Berikut ini beberapa Tips Mengikuti Ujian Pensijilan MTCNA Mikrotik :
Tips #1
Soal yang digunakan adalah dalam bahasa Inggeris, jadi kalau tidak mahir  bahasa Inggris boleh  memanfaatkan tool Google Translate untuk menterjemahkan soalannya, tapi tidak boleh guna copy paste soalan!

Tips #2
Buat soalan yang senang dulu. Jika ada soalan yang susah pergi kepada soalan yang senang dahulu.

Tips #3
Jawapan daripada setiap soalan tersebut biasanya sudah ada di wiki.mikrotik.com. Boleh cari di google.

Tips #4
Jangan tergesa-gesa semasa menjawab soalan. Jika anda sudah siap sebelum waktunya, telitilah kembali jawapan anda.

Tips #5
Berdoa sebelum ujian bermula, dan yakinkan diri anda bahawa anda boleh menjawab soalan dengan baik dan mendapatkan markah yang baik.

Tips #6
Anda boleh cuba membuat latih tubi soalan dari akaun Mikrotik anda. Atau juga dapat mencuba contoh soalan MTCNA Mikrotik.
Okay, mungkin sekian dulu tips daripada saya.

kalau selesai hasil ujian nya seperti gambar berikut :

Ini adalah contoh keputusan yang lulus sebanyak 68%

Kalau sudah lulus pensijilan Mikrotik kita akan dapat Certificate nya. Ini adalah certificate setelah anda  lulus dalam bentuk Softcopy. Anda boleh mendownload file Certificate nya pada akaun Mikrotik anda. Pada bahagian Training, pilih my certificates.

Silakan anda download file nya berupa PDF atau images.

Pensijilan juga akan dapat daripada lembaga Mikrotik Antarabangsa

Ini adalah sertifikat Mikrotik MTCNA

 

sumber:Kumpulan Mikrotik Indonesia