File NPK Tidak Boleh Install file di Mikrotik disebabkan oleh……????

Install file .npk di Mikrotik adalah salah satu hal yang harus diketahui para pengguna peranti Mikrotik. Hal ini perlu diketahui karena tidak semua pakej instalasi yang kita perlukan sudah ter-install di peranti Mikrotik kita. Sebut saja pakej user manager, NTP Server, Capsman, LTE, dll merupakan contoh pakej instalasi yang belum terinstall di sistem default RouterOS Mikrotik. Untuk itu, kita harus mendownload file paket tersebut di website mikrotik.com dan meng-upload nya ke Mikrotik untuk melakukan instalasi paket.

Apa itu file npk Mikotik?
File npk Mikrotik adalah file installer yang digunakan untuk menginstall pakej tertentu untuk menambahkan features yang belum ada pada sistem RouterOS default pada Mikrotik. File .npk Mikrotik ini menyerupai dengan file .apk pada Android, dan fungsinya juga sama iaitu untuk melakukan instalasi aplikasi (fitur) tertentu. Nah, file .npk ini kita perlukan untuk menambah fitur baru yang belum disediakan.

Bagaimana Cara Install file .npk Mikrotik?
Untuk  meng-install file .npk mikrotik, perkara yang perlu dilakukan iaitu :
1)Download paket installer npk nya di mikrotik.com/download
2)Pilih file extra packages sesuai tipe Mikrotik yang digunakan
3)Download dan extract file zip nya hingga muncul file .npk nya
4)Login ke Mikrotik via Winbox Mikrotik
5)Copy file .npk yang ingin di install –> paste kan di menu Files pada Winbox
6)Tunggu hingga proses upload selesai, kemudian Restart (reboot) Mikrotik nya
7)Untuk lebih jelasnya silakan baca artikel sebelumnya disini : Cara Install dan Seting User Manager Mikrotik

Sudah ikuti cara install file .npk Mikrotik tapi kenapa gagal?
Banyak user Mikrotik yang bertanya, kenapa pada saat install file .npk Mikrotik selalu gagal? Padahal file .npk sudah berhasil di upload, tapi kenapa kok setelah di restart Mikrotik nya file npk itu masih tetap ada di menu Files dan tidak bisa di-install? Tidak bisa install user manager Mikrotik, Gagal install manual package NTP.npk, dll adalah contoh tidak berhasilnya kita dalam instalasi file .npk Mikrotik. Nah, untuk mengatasi hal tersebut, mari kita simak bersama alasan Kenapa Tidak Bisa Install file NPK di Mikrotik.

Ada Beberapa kemungkinan yang dapat menyebabkan kita gagal menginstall paket file .npk Mikrotik, Iaitu :

 

Faktor :
Hal ini yang paling kerap dihadapi oleh pengguna Mikrotik kabenyakan, kerana kesalahan dalam melihat versi RouterOS dan versi Extra Packages nya yang ada di laman download mikrotik. Jika versi RouterOS Mikrotik Anda tidak sama dengan versi file .npk yang  di install, secara automatik file .npk itu tidak akan boleh di-install.

Solusi :
Update dulu RouterOS Mikrotik Anda ke versi terbaru. Kemudian download Extra Packages terbaru yang sama versi nya dengan versi RouterOS Anda. Copy file .npk nya ke menu Files Mikrotik dan Reboot. Silakan cek pada menu System –> Packages, harusnya file .npk boleh terinstall.

 


Penyebab :
Maksud dari kenyataa di atas adalah ada beberapa tips arsitektur processor Mikrotik yang berbeza-beza, seperti MIPSBE, SMIPS, powerpc (PPC), X86, TILE, MIPSLE, ARM, MMIPS, dsb.

Oleh itu, masing-masing tips seni bina processor tersebut dibuat khusus untuk tips RouterBoard Mikrotik tertentu dan masing-masing tips juga dibuatikan modul RouterOS tertentu, misalnya:

MIPSBE untuk : CRS, NetBox, NetMetal, PowerBox, QRT, RB9xx, hAP, hAP ac, hAP ac lite, mAP, RB4xx, cAP, hEX, wAP, BaseBox, DynaDish, RB2011, SXT, OmniTik, Groove, Metal, Sextant, RB7xx

SMIPS untuk : hAP lite

PowerPC (PPC) untuk : RB3xx, RB600, RB8xx, RB1xxx

TILE untuk : Cloud Core Router (CCR)

ARM untuk : RB3011

X86 untuk : RB230, Di install di Komputer (PC) x86
MIPSLE untuk : RB1xx, RB5xx, Crossroads
Nah, yang sering terjadi adalah kita mendownload file npk yang tidak sesuai dengan tipe arsitektur processor Mikrotik nya. Misal, kita mau install user manager di Mikrotik RB750, tapi Extra Packages yang kita download dari TILE, padahal RB750 kan tipe arsitekturnya MIPSBE. Walaupun versi RouterOS dengan file npk nya sudah sama, namun karena hal tersebut membuat proses instalasi file npk nya jadi gagal.

Cara install file npk di Mikrotik
Solusi :
Pastikan dulu tipe RouterBoard Mikrotik Anda, caranya dengan login ke Winbox Mikrotik, Masuk ke menu System –> Resource. Kemudian buka halaman www.mikrotik.com/download silakan pilih package yang sesuai dengan tipe arsitektur processor Mikrotik Anda. Barulah diinstall file .npk nya.

Cara Install ntp server yang gagal di Mikrotik

Salah Lokasi Upload File .npk Mikrotik

Faktor :
Jika kita upload file .npk melalui menu Files pada Winbox, akan ada beberapa folder/direktori yang secara default sudah ada atau yang kita buat sendiri. Nah, kadang saat klik tombol paste, kursor kita berada pada salah satu folder/direktori tersebut. Sehingga file .npk yang di upload tidak berada di root directory tapi ada di sub direktori. Hal ini menyebabkan file .npk tersebut tidak bisa ter-install.

Solusi :

Pastikan kursor kita ada pada root direktory saat melakukan paste pada menu Files Mikrotik. Hal serupa juga berlaku jika kita upload fail melalui FTP. Intinya jangan sampai kita upload file nya di sub direktori.

Sistem RouterOS Mikrotik nya sudah Error atau Corrupt

Faktor :
Pada beberapa kasus, RouterOS Mikrotik ada yang error atau corrupt, jadi tidak boleh dilakukan instalasi pakej baru, bahkan ada yang tidak bisa dilakukan update versi RouterOS.

Solusi :
Bolrh dicuba untuk melakukan Software Reset atau Hard Reset. Jika belum juga berhasil, boleh dicuba untuk install ulang sistem RouterOS nya dengan menggunakan NetInstall. Silakan baca artikel ini :
Cara Memperbaiki Mikrotik yang Sering NgeHang dengan NetInstall

Saya coba install manual file ntp.npk di Mikrotik Metal52ac dengan paket yang sesuai. Hasilnya file npk tersebut berhasil di install dengan sukses.

 

Sekian sahaja, perkongsian faktor-faktor nya. Semoga bermanfaat

 

Sumber:Kumpulan Mikrotik Indonesia

Lupa Password User Manager Mikrotik? Begini Cara Mengatasinya

Lupa nama pengguna dan kata laluan pengguna anda Mikrotik boleh membawa masalah untuk anda  menguruskan Hotspot Mikrotik Pengurus. Hal ini demikian  kerana jika anda terlupa kata laluan pengguna anda Mikrotik, anda tidak boleh menukar pangkalan data pengguna. Mikrotik Pengguna Pengurus akan memberi mesej ralat mikrotik pengurus respons pengguna “Nama pengguna tidak sah atau kata” jika anda pengguna salah atau lupa dan lulus userman beliau seperti yang ditunjukkan di bawah:

User manager Mikrotik invalid user name or password
Hal yang perlu di ingatkan bahawa username dan password user manager Mikrotik tidak selalu sama dengan user dan password untuk login ke Mikrotik nya, dan seringnya malah berbeza. Jadi pertanyaannya bagaimana cara reset password user manager Mikrotik? Sebenarnya tidak perlu di reset password user manager nya, kita tinggal lihat saja user dan pass nya melalui Terminal Winbox Mikrotik. Namun harus dipastikan dulu Anda boleh login ke Mikrotik yang diinstall user manager.

Cara Mudah Mengatasi Lupa User name dan Password User Manager Mikrotik
1. Login ke Mikrotik menggunakan Winbox Mikrotik. Jika belum punya silakan Download Winbox Mikrotik

2. Buka Terminal, masukkan arahan berikut :
tool user-manager customer print

3. Hasilnya akan muncul tampilan seperti gambar di atas. Login = username user manager, password = password user manager.

4. Untuk melakukan reset password user manager Mikrotik (edit password) boleh menggunakan perintah berikut :
tool user-manager customer edit namauser password

Silakan ganti nama user yang di warnai merah dengan username Anda. Contohnya seperti gambar di atas.

5. Tampilan terminal akan berubah menjadi sebagai berikut :


Silakan ganti password nya, jika sudah save dengan menekan tombol ctrl + o.

6. Sekarang password user manager nya sudah di reset / edit sesuai keinginan Anda. Silakan dicoba untuk login ke User manager Mikrotik.

Jadi jika Anda tidak boleh login user manager mikrotik, anda boleh cuba cara melihat username dan password atau cara ganti password user manager Mikrotik seperti yang saya tulis di atas.
Okay, selamat mencuba 🙂

 

Sumber:Kumpulan Tutorial Mikrotik Indonesia

Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch

Membuat Trunk dan VLAN di Mikrotik untuk disambungkan ke Switch Cisco akan kita bincangkan pada Tutorial Mikrotik kali ini. Pertanyaannya, Bolehkah membuat VLAN dan Trunk pada Mikrotik dan Cisco? Jawabannya jelas boleh disebabkan VLAN dan Trunk ini adalah teknologi yang universal jadi boleh berjalan di semua peranti jaringan walaupun berbeza. VLAN Menggunakan standard IEEE 802.1Q. Komite IEEE membuat standard metode VLAN multiplexing ini untuk memberikan sokongan VLAN multivendor.

Trunk dan VLAN dapat membantu kita ketika harus melewatkan banyak segment jaringan sementara jalur yang tersedia adalah terhad. Pada artikel mikrotik kali ini akan saya contohkan ada segment jaringan yang ingin dilewatkan sementara jalur (kabel LAN) nya hanya ada satu. Jadi untuk mengatasinya kita boleh menggunakan VLAN dan Trunk 1 port di Mikrotik

Topologi nya sengaja saya buat sangat sederhana supaya lebih mudah difahami. Jika sudah faham, kita boleh kembangkan ke topologi yang lebih besar dan kompleks.

Pada gambar topologi di atas, Router Mikrotik RB450G akan melewatkan dua buah segment jaringan yang berbeza melewati satu kabel LAN ke Switch Cisco 2960 melalui port ether1 RB450G menuju interface f0/1 Cisco 2960.
VLAN 10 : 192.168.10.1/24
VLAN 20 : 192.168.20.1/24

VLAN tersebut akan disambungkan ke client yaitu PC dan laptop dengan IP address :
PC : 192.168.10.2
Laptop : 192.168.20.2
Setting Mikrotik untuk VLAN dan Trunk ke Cisco Switch
1. Buka Winbox Mikrotik. Buat Interface VLAN di Mikrotik. Masuk ke menu Interfaces –> Klik tanda + pilih VLAN –> Beru nama VLAN –> Tentukan VLAN ID nya –> Pada kolom Interface pilih interface yang akan dijadikan Trunk port nya. Disini saya contohkan menggunakan ether1 sebagai Trunk port.

Buat VLAN 10

Buat VLAN 20

2. Berikan IP Address untuk masing-masing interface VLAN yang sudah dibuat.

3. Setting Switch Cisco nya. Disini saya contohkan interface f0/1 sebagai Trunk, f0/2 sebagai VLAN 10, f0/3 sebagai VLAN 20.
Saya anggap Anda sudah boleh setting Switch Cisco nya, jadi configure nya saya tidak akan bincangkan


4. Setting IP Address di Client (PC dan Laptop nya). Jika sudah, silakan cuba ping ke router dan antara client. Jika settingan benar, maka ping akan berhasil. Jika setingan sudah benar tapi ping masih RTO, pastikan firewall windows nya sudah di disable.

SUMBER:KUMPULAN TUTORIAL MIKROTIK INDONESIA

Cara Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik

Membuat Trunk dan VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik kita akan bincang pada Tutorial Mikrotik kali ini, menyambung artikel sebelumnya tentang Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch.
Untuk menyambungkan Trunk & VLAN dari Switch Cisco ke Mikrotik sebenarnya sangat simple dan sama dengan membuat Trunk & VLAN dari Mikrotik ke Cisco.

Tutorial Mikrotik kali ini lebih membincangkan tentang Mikrotik yang menerima Trunk VLAN dari Switch Cisco dan menyalurkan nya ke client melalui port ether Mikrotik dengan memanfaatkan Bridge VLAN dan ether nya.

Cara Setting Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik
1. Pastikan Setting Trunk dan VLAN di Cisco sudah di config dengan benar. Contoh nya seperti gambar berikut :

Cara Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik

2. Download Winbox Mikrotik –> Buka Winbox, buat interface VLAN nya, seperti pada artikel sebelumnya Cara Trunk VLAN di Mikrotik ke Cisco Switch.

3. Buat interface Bridge untuk tiap VLAN.

Bridge VLAN 10

Bridge untuk Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik
Bridge VLAN 20

Cara Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik

4. Masuk ke tab Port –> Tambahkan Port VLAN dan ether yang sesuai ke bridge nya masing-masing.
Misalnya seperti gambar berikut :

Menambahkan Port Bridge untuk Trunk VLAN Cisco ke Mikrotik
Jadi intinya kita tambahkan VLAN 10 dan ether yang ke PC ke bridge VLAN 10, dan begitu juga dengan VLAN 20 nya.

5. Hasil Setting Mikrotik nya adalah seperti ini :

Membuat Trunk & VLAN Cisco ke Mikrotik

6. Sekarang kita cuba ping dari client ke Switch Cisco. Ping success tanpa RTO.

 

Sekarang kita sudah boleh melakukan Trunk VLAN dari Cisco ke Mikrotik. Tutorial Mikrotik ini hanya contoh yang sangat sederhana, yang penting fahami dulu. Nantinya kita boleh kembangkan untuk jaringan yang lebih besar dan kompleks.

SUMBER:KUMPULAN TUTORIAL MIKROTIK INDONESIA

Cara Menghubungkan Mikrotik ke VPN Pejabat (PPTP Client)

Virtual Private Network (VPN) merupakan teknologi yang boleh kita manfaatkan untuk mengakses jaringan private (lokal) melalui jaringan public (internet). VPN ini sangat berguna untuk mengakses jaringan pejabat yang private dari manapun selagi kita mempunyai sambungan internet. Untuk lebih jelas silakan lihat ilustrasi PPTP (Point-to- Point Tunneling Protocol) VPN Berikut :

Cara Menyambungkan Mikrotik ke VPN Kantor

Saya analogikan ada sebuah pejabat yang mempunyai cabang dan perlu sambung ke pejabat pusat tetapi pejabat cabang itu tidak punya sambun langsung ke intranet pejabat pusat. Yang ada hanya sambungan internet saja, sementara pegawai di pejabat cabang yang butuh akses intranet itu cukup banyak, dan akaun VPN nya cuma ada satu.

Untuk mengatasi hal tersebut, kita boleh manfaatkan Router Mikrotik untuk sambung ke VPN server dan memberikan sambungan intranet ke semua client di pejabat cabang dengan hanya satu akaun VPN saja.

Bagaimana caranya? Mari kita bincangkan bersama

Tutorial Cara Mengkoneksikan Mikrotik ke VPN Kantor via PPTP VPN Client

1. Pastikan Router Mikrotik Anda sudah sambung ke Internet. Jika belum silakan baca artikel sebelumnya : Tutorial cara mengkoneksikan Mikrotik ke Internet
Disini saya gunakan koneksi dari MiFi Smartfren Andromax.

2. Buka Winbox Mikrotik –> Klik menu PPP, pada tab interface tambahkan PPTP Client.

 

3. Beri nama PPTP VPN nya.

 

4. Masuk ke tab Dial Out –> Connect to : isikan IP Address VPN Server nya –> Masukkan juga user dan password akun VPN nya –> Klik Apply –> OK


5. Cek status koneksi PPTP VPN nya dengan melihat bagian bawah interface pastikan status nya connected dan tanda di depan icon VPN nya “R”.

Status Koneksi PPTP VPN Mikrotik

6. Sekarang kita coba ping ke IP address yang ada di Intranet. Hasilnya masih RTO.

7. Supaya boleh konek ke intranet kantor, kita tambahkan table routing statis dengan Dst. Address Private Network (intranet kantor) dan gateway nya interface PPTP VPN.

Private Network 10.0.0.0/8

 

Private Network 172.16.0.0/12

 

Boleh juga ditambahkan untuk Private Network 192.168.0.0/16

8. Cuba test ping lagi, dan hasilnya sudah tidak RTO lagi dan bisa konek ke intranet.

 

9. Cuba  koneksi ke intranet kantor pusat di client. Boleh dengan cara ping atau buka aplikasi berbasis web.

SELAMAT MENCUBA:)

 

SUMBER:KUMPULAN TUTORIAL MIKROTIK INDONESIA

Cara Upgrade Mikrotik secara Keseluruhan (Mass Upgrade) Menggunakan The Dude

Upgrade Mikrotik ke versi RouterOS terbaru merupakan hal yang sangat  penting kerana dengan melakukan upgrade Mikrotik itu terdapat  pelbagai manfaat yang diperolehi. Pada versi RouterOS terbaru terdapat beberapa perbaikan (fix) dan kadang ada juga penambahan features yang tidak ada pada versi ROS sebelumnya.

Panduan untuk melakukan upgrade versi RouterOS ke versi terbaru pada Mikrotik Anda,boleh rujuk Tutorial Mikrotik sebelumnya :
Cara Upgrade/Update Mikrotik RouterOS via Winbox

Kalau Mikrotik yang kita nak upgrade hanya 1 atau 2 sahaja, itu memudahkan cara nak upgrade. Bagaimana cara nak update Mikrotik dengan jarak yang jauh?
Pada tutorial kali ini akan kita bincang berkenaan  Cara Upgrade Mikrotik secara keseluruhan  (Mass Upgrade) Menggunakan The Dude Network Monitor.

Cara Membuat Network Map pada Aplikasi The Dude
Network Map Bali pada Aplikasi The Dude Network Monitor

 

Jadi sebelum mulai, pastikan peranti Mikrotik Anda sudah dimasukkan ke Network Map di Aplikasi The Dude ini ya.

Contoh Network Map pada Aplikasi The Dude
Contoh Network Map The Dude

Contoh nya seperti Gambar di atas, dan caranya boleh baca artikel di link sebelumnya.

Setelah Network Map dibuat, peranti Mikrotik sudah boleh  monitor melalui Aplikasi The Dude ini. Kemudian kita akan manfaatkan salah satu features dari The Dude, iaitu Mass Upgrade untuk melakukan Upgrade/Update Massal Mikrotik RouterOS.

Sebelumnya, pastikan dulu Mikrotik yang anda masukkan ke Network Map sudah boleh di remote langsung dari The Dude. Caranya, double klik peranti nya di network map, pastikan Username dan Password sudah diisi dengan benar, dan opsi RouterOS di semak.

Cara menambahkan Mikrotik pada The Dude
Pastikan Data login Mikrotik sudah benar dan opsi RouterOS di centang
Untuk memeriksa apakah data login Mikrotik nya sudah benar, silakan masuk ke menu Devices –> Masuk ke Tab RouterOS –> Device. Lihat pada kolom Status :


Cara Upgrade Masal Mikotik
Cek Status pada Perangkat yang akan di Upgrade
Jika muncul tanda silang merah dan Status failed, berarti perangkat tersebut tidak bisa diakses oleh The Dude (tidak bisa di ping).
Jika muncul tanda minus biru dan Status auth failed, berarti perangkat bisa diakses tetapi data login salah.
Jika muncul tanda Centang biru dan Status ok, berarti data sudah benar dan tidak ada masalah
Jadi, pastikan perangkat nya centang biru dan status ok ya.

Selanjutnya, silakan download package RouterOS terbaru di website mikrotik.com sesuai dengan tipe Mikrotik yang akan Anda upgrade (file .npk).

Masuk ke menu Files –> Tab Packages –> klik icon plus merah –> pilih package yang sudah Anda download (file .npk) –> Open. Jika ada tipe mikrotik yang berbeda, misal tipe x86 dan mipsbe, silakan masukkan juga package keduanya.

Upload RouterOS Package (file .npk) pada The Dude

Sekarang sudah bisa kita mulai proses upgrade massal mikrotik nya. Silakan kembali ke menu Devices –> RouterOS –> Device. Pilih perangkat Mikrotik yang akan Anda upgrade (bisa dengan cara klik + shift, atau klik + ctrl) –> Klik kanan –> pilih menu Upgrade –> pilih versi RouterOS nya.

Eksekusi Upgrade Mikrotik secara Masal pada The Dude

The Dude akan melakukan upload massal ke semua perangkat mikrotik yang di upgrade, setelah itu baru Mikrotik melakukan proses upgrade RouterOS nya. Proses ini bisa berlangsung beberapa menit, tunggu saja ya. Akan ada status proses upgrade nya kok di kolom Upgrade Status.

Jika proses upgrade sudah selesai, cek kolom Version. Pastikan versi ROS nya sudah sama seperti package yang kita upload tadi. Jika belum, berarti upgrade nya belum berhasil. Kadang memang ada beberapa perangkat yang tidak bisa dilakukan upgrade secara masal, seperti gambar berikut ini :

Hasil Upgrade Masal Mikrotik pada The Dude

Dari gambar di atas, ada beberapa perangkat yang versinya masih belum berubah, dan ada pesan error pada kolom Upgrade Status. Kalau sudah begini, mau gak mau harus upgrade manual 😀

Setelah upgrade masal ini sempat ada masalah yang saya temukan, yaitu Mikrotik nya bekerja dengan normal, tapi gak bisa di remote baik via IP Address maupun MAC Address. Solusinya gampang, tinggal restart aja Mikrotik nya (cabut power, colok lagi) beres deh. Dari puluhan Mikrotik yang saya upgrade masal hanya satu aja yang error gini. Mungkin dia mulai lelah.. hehe

Sekian dulu Tutorial Mikrotik Indonesia kali ini tentang Cara Upgrade Mikrotik Masal (Mass Upgrade) Menggunakan The Dude. Semoga bermanfaat 🙂

Penjelasan Setting Dasar Mode Wireless Mikrotik

Untuk dapat menggunakan fungsi wireless pada Mikrotik ada beberapa parameter setting yang harus diperhatikan. Namun sebelum kita teruskan perbincangan ini ada baiknya anda baca artikel sebelumnya tentang Penjelasan Penggunaan Wireless Tools Mikrotik. Oke mari kita lanjut belajar Mikrotik Wireless nya.

Hal yang dibahas disini adalah tab Wireless pada setingan interface Wlan. Silakan anda buka Winbox masuk ke menu Wireless –> double klik interface wlan –> masuk tab Wireless.
Parameter Untuk konfigurasi minimal :
Mode
Band
Frequency
SSID
Scan-List
Berikut ini adalah beberapa penjelasan dari parameter-parameter di atas :
Parameter Mode Wireless Mikrotik
AP modes:
> ap-bridge : mode standard untuk Access Point.
> bridge : sama seperti mode ap-bridge tetapi hanya menerima satu client.
> wds-slave : mode ap-bridge tetapi mampu untuk melakukan scan terhadap AP yang memiliki SSID yang sama dan membangun WDS link ke AP tersebut. Jika terputus maka akan dilakukan scaning ulang dan akan terkoneksi kembali.
Station modes:
> station : Mode Client paling sederhana
> station-wds : mode station yang mengaktifkan WDS bridge
> station-pseudobridge : mode station tetapi ditabahkan fungsi MAC translation sehingga interface wireless bisa dimasukkan ke dalam bridge.
> station-pseudobridge-clone : mode station yang menggunakan fungsi station-bridge- clone-mac address

Special modes:
> alignment-only : mengaktifkan mode align transmit untuk digunakan sebagai membantu pointing antenna.
> nstreme-dual-slave : digunakan jika ingin menggunakan Dual-Nstreme
Parameter Band
band : Opsi untuk menentukan standard wireless yang ingin digunakan
> 2.4ghz-b – menggunakan standard IEEE 802.11b
> 2.4ghz-b/g – IEEE 802.11g (supports also legacy IEEE 802.11b protocol).
> 2.4ghz-g-turbo – IEEE 802.11g menggunakan double channel yang kecepatan teoritisnya adalah hingga 108 Mbit.
> 2.4ghz-onlyg – hanya menggunaan standard IEEE 802.11g
> 2ghz-10mhz – variasi dari IEEE 802.11g dengan menggunakan setengah dari lebar band standard (air rate of up to 27Mbit)
> 2ghz-5mhz – variasi dari IEEE 802.11g dengan menggunakan seperempat dari lebar band standard (air rate of up to13.5Mbit)
> Turbo channel hanya support di card non-N dan hanya ada di ROS versi 2.xx,3.xx dan 4.xx.

> 5ghz – menggunakan standard IEEE 802.11a 54Mbit.
> 5ghz-turbo – IEEE 802.11a menggunakan double channel yang kecepatan teoritisnya adalah hingga 108 Mbit.
> 5ghz-10mhz – variasi dari IEEE 802.11a dengan menggunakan setengah dari lebar band standard (air rate of up to 27Mbit)
> 5ghz-5mhz – variasi dari IEEE 802.11a dengan menggunakan seperempat dari lebar band standard (air rate of up to 13.5Mbit)
> Turbo channel hanya support di card non-N dan hanya ada di ROS versi 2.xx,3.xx dan 4.xx.
> Penggunaan Band 5ghz ini harus seizin dept. kominfo, tidak boleh digunakan sembarangan.

Parameter Frequency, Scan, Scan list
frequency – Frequency yang digunakan untuk AP.
> Parameter ini akan diabaikan Jika pada pernagkat diaktifkan mode “client”.
> ssid (text) – Sebagai identitas dari jaringan wireless.
> scan-list – nilai default adalah channel ISM (standard channel) sesuai dengan band yang digunakan. > Scan list bisa berupa range, list dari channel yang dipisahkan dengan tanda comma atau bisa juga gabungan dari keduanya.
> Contoh: scan-list=default,2222,2312-2362
> Dari scan list tersebut perangkat akan melakukan scan di default channel dan beberapa range frequency custom.
> Penggunaan custom channel bergantung dari setting “channel-mode”
Parameter Tx Rate
default-ap-tx-limit (integer; default: 0) – adalah limit traffic rate untuk pengiriman data dari AP ke tiap client (bps).
0 – berarti tanpa limit

default-client-tx-limit (integer; default: 0) – adalah limit traffic rate untuk pengiriman data dari tiap client ke AP (bps). Hanya bekerja jika client sama-sama menggunakan mikrotik.
0 – berarti tanpa limit

Parameter Checklist
> default-authentication (default value: yes) :
Jika digunakan mode AP maka semua client yang tidak dibatasi di access-list akan diautentikasi dan bisa terkoneksi.
Jika digunakan di mode station maka wireless bisa terkoneksi ke AP manapun yang tidak dibatasi di connect-list.

> default-forwarding (default value: yes) :
Adalah parameter yang digunakan untuk forwarding traffic dari client ke client yang lain dalam AP yang sama. Bisa dibatasi lebih spesifik per clientnya di access-list.

> hide-ssid (default value: no) :

yes – jika diaktifkan maka AP tidak akan memasukkan informasi SSID pada beacon frame dan tidak akan memberikan frame balasan berisi informasi SSID jika ada permintaan informasi SSID.

no – AP akan memasukkan informasi SSID pada frame beacon dan akan memberikan informasi SSID jika ada permintaan informasi SSID.
Setting ini hanya berpengaruh jika menggunakan mode AP, sebenarnya tidak berpengaruh banyak pada security karena informasi SSID tetap dimasukkan pada frame yang lain (bukan beacon frame).

Dari Penjelasan Setting Dasar Mode Wireless Mikrotik tersebut anda dapat mengatur setingan nya sesuai keinginan anda. Silakan anda coba sendiri. Sekian dulu tutorial mikrotik indonesia kali ini. Semoga bermanfaat 🙂

Setting Point to Multi Point Menggunakan RB411AH

Pada kali ini saya akan membincangkan berkenaan setting point to multipoint, sebelum itu pasti kamu semua sudah dapat membezakan perbezaan  antara point to point dengan point to multipoint,  saya akan mengulangi lagi point to point bermaksud satu point ke point lawannya sedangkan point to multipoint iaitu satu point ke banyak point yang boleh terhubung.

 

pengertian point to multipoint menurut wikipedia yaitu komunikasi yang dilakukan melalui tipe yang berbeda dari satu ke banyak koneksi, Point-to-multipoint yang paling banyak digunakan di Internet nirkabel (Wireless) dan IP telephony melalui frequency radio. Point-to-Multipoint juga sering disingkat P2MP, PTMP atau PMP.

Bahan yang disiapkan
dalam tutorial ini alat yang saya gunakan sebagai berikut:
Router Gateway:
RB750
Router sebagai AccesPoint :
RB411AH lengkap beserta (Minipci:XR5, Pigtail, Jumper Panel, Horn Besar, Box, Adaptor 3A, Poe)
Kabel Lan
Antena Grid 24 dB
Untuk Client sebagai Station :
Groove lengkap beserta adaptor dan poe
Horn kecil
Untuk Client2 sebagai Station :
Groove lengkap beserta adaptor dan poe
Horn kecil
Topologi

pada topologi di atas ada dua groove yang satu mendapatkan ip dari routerboard 750 dan yang satu nya dari RB411AH saya sengaja menggunakan kedua cara ini apabila ada kesalahan mohon bimbingannya 🙂

Ada 4 router yang akan kita konfigurasi berikut langkahnya

Konfigurasi Routerboard 750

Langkah pertama yang saya lakukan seperti gambar diatas, yaitu membuat rb750 bisa terkoneksi internet
masukkan ip address (ether1:Internet, ether3:Local ada 2 ip )
berikan ip dns
beri routing static
cek ping google.com
beri kan firewall agar bisa diakses mikrotik station
Konfigurasi RB411AH
Pertama yaitu kita setting Bridge pada Port wlan1 dan ether1
Kita Setting Wireless

Mode : AP Bridge
Frequency : (Tentukan)
SSID : (Tentukan)
Radio Name : (Tentukan)

pada tab WDS
WDS Mode : Dynamic
WDS Default Bridge : (Bridge yg dibuat tadi)

Setting Ip addres, dns dan static route
Konfigurasi Groove (ip dari rb750)
Isi Frequency, dan scan list di rb411AH kemudian klik scan, dan Connect

ganti mode dengan station wds, tentukan radio name

pada tap WDS, WDS mode :Dynamic
Kita masukkan ip yg kita buat di rb750 tadi, masukan dns, dan static route, dan cek ping google atau etc
Konfigurasi Groove (ip dari RB411AH)
Setting mode, frequency=rb411ah, scan list : antara frequency rb411ah

Tap WDS: Dynamic
wds default bridge : none
Kita dhcp client, sebelumnya dhcp server terlebih dahulu pada ether wlan di rb411AH, Setelah bound maka cek ping ke internet

beri ip address, sesuai gambar diatas, kemudian beri ip firewall nat agar ip local tersebut diubah seakan-akan ip publik yg sedang berselancar di google /internet, jika tidak anda dhcp server, maka beri ip static pada komputer/laptop anda

Ok selesai,
Jika ada kesalahan saya mohon maaf, dan mohon bimbingannya, ^_^

Cara Menggunakan Modem 4G LTE Andromax pada Mikrotik

 

Modem WiFi (MiFi) Smartfren Andromax merupakan Modem WiFi multifungsi yang dijual oleh Smartfren dimana boleh langsung digunakan oleh user, baik menggunakan WiFi ataupun USB sebagai modem 4G LTE. Namun features yang ada dalam Andromax sendiri cukup terbatas, dimana hanya mampu digunakan untuk maksimum 32 user dan tidak ada management user, dan management bandwidth nya. Jadi kalau digunakan beramai-ramai bakalan rebutan bandwidth kan?

Tapi, kenapa harus pakai Smartfren Andromax? kenapa gak pakai Modem 4G lain aja? Jawabannya simpel, karena Smartfren lagi promo dimana beli Andromax bisa dapat Quota lumayan besar, yakni 30GB. Mantap kan? Hehe


Modem WiFi (MiFi) Smartfren Andromax dapat digunakan pada Mikrotik. Ada beberapa tipe MiFi Andromax yang beredar di pasaran, namun tidak semua tipe bisa dikenali oleh Mikrotik. Salah satu Tipe Andromax yang bisa dikenali dan digunakan pada Mikrotik adalah Andromax M2P.

Disini saya akan cuba jelaskan cara menggunakan LTE Module dari Modem WiFi Smartfren Andromax M2P pada Mikrotik RB951Ui-2HnD.


Setting Modem WiFi Smartfren Andromax M2P
1. Sambungkan Kabel USB Andromax M2P ke PC/laptop –> Install Aplikasi nya
2. Buka Browser –> Masukkan IP Address MiFi nya –> 192.168.8.1
3. Login ke Managemen Web Andromax dengan user default (jika belum dirubah) user & pass : admin

MiFi Andromax dijadikan Hotspot Mikrotik

4. Pilih menu Settings

Modem WiFi Andromax Hotspot Mikrotik


5. Masuk kemu Dial-up –> Mobile Connection –> Connection mode pilih Auto –> Apply

Andromax M2P jadi Modem WiFi Mikrotik Hotspot

6. Masuk menu WLAN Basic Settings –> SSID Broadcast pilih Disable.

Smartfren Andromax M2P Modem Mikrotik

7. Masuk ke tab Connection –> Pastikan Andromax sudak konek ke jaringan 4G LTE.
Konek MiFi Andromax ke Mikrotik

Setting Mikrotik RB951Ui-2HnD
1. Sambungkan Kabel USB Andromax ke port USB Mikrotik RB951Ui-2HnD
2. Login ke Mikrotk RB951Ui-2HnD via Winbox
3. Masuk ke menu Interface –> LTE. Pastikan interface LTE dari Andromax sudah ter-install dan muncul di list. Jika tidak, coba reboot Mikrotik nya dan cek port USB nya pada menu System –> Resources –> USB
Setting MiFi Andromax di Mikrotik

4. Jika Interface LTE sudah muncul, dia akan langsung konek ke jaringan LTE tanpa perlu seting lagi. Tinggal kita ganti nama nya saja menjadi ANDROMAX.

Cara Setting Andromax jadi Modem Mikrotik

5. Buat DHCP Client supaya Mikrotk mendapat IP Address dari Andromax. IP –> DHCP client –> Add -> Interface pilih LTE nya Andromax, sesuai gambar di atas.

6. Jangan lupa buat kan rule NAT Masquerade pada IP –> Firewall –> NAT

Andromax jadi modem Mikrotik Hotspot

7. Jika kita ingin share koneksi internet nya via WiFi, aktifkan dulu interface wlan1 nya, silakan setting sesuai keinginan.

8. Membuat Hotspot Mikrotik menggunakan MiFi Andromax bisa kita lakukan sekarang. Silakan gunakan Hotspot Wizard dengan interface yang digunakan LTE Andromax.
Baca artikel nya disini :
Cara Membuat Hotspot di Mikrotik : Seting dasar Hotspot Mikrotik

9. Kita juga bisa melakukan Manajemen Bandwidth MiFi Smartfren Andromax dengan memanfaatkan Queue Mikrotik.
Baca artikel nya disini :
Cara Membatasi/Limit Bandwidth User Hotspot Mikrotik

10. Sekarang penggunaan MiFi Smartfren Andromax M2P bisa lebih optimal dengan bantuan Mikrotik 🙂

Perlu diketahui bahwa tidak semua Modem WiFi Andromax bisa dikenali oleh Mikrotik, hanya tipe-tipe tertentu saja yang menggunakan Chipset Huawei, seperti Andromax M2P. Sementara untuk tipe lain yang menggunakan Chipset baru Qualcomm MDM 9307 hingga artikel ini di buat belum bisa dikenali oleh Mikrotik. Tipe MiFi yang belum support Mikrotik yaitu :
Andromax M3Y
Andromax M3Z
Andromax M2S
Andromax M2Y
dll
Jadi saya sarankan untuk menggunakan Andromax tipe M2P seperti yang saya gunakan pada artikel ini.